Pekanbaru (Antara Bali) - Tim pebalap Bali gagal meraih medali pada PON XVIII/2012 Riau, setelah atletnya Ketut Apem Madiasta jatuh dalam perlombaan balap motor nomor beregu kelas 110 CC.

Pada kegiatan yang digelar di Sirkuit Bangkinang, Kampar, Pekanbaru, Selasa, pebalap Bali awalnya penuh rasa optimistis untuk meraih medali.

Gede Arya Kurniawan yang merupakan satu tim, sejak awal melejit paling awal, namun Apem Madiasta tumbang, sehingga pupus harapan untuk meraih juara.

Arya Kurniawan saat start langsung melejit ke posisi kedua, begitu juga Apem Madiasta, yang memulai balapan dari grid 20. Terlebih pembalap muda ini langsung menyodok ke posisi 10 besar, sekaligus berada di rombongan terdepan.

Namun nasib kurang beruntung menimpa Apem Madiasta yang melaju mulus melewati tikungan pertama, disusul Arya Kurniawan yang melesat di posisi kedua, tanpa terduga ditabrak salah seorang pebalap lain, yang melaju di belakangnya yang gagal mengendalikan laju motornya.

Akibatnya, Apem Madiasta tersungkur di dalam lintasan, dengan kondisi stang motornya bengkok. Kondisi ini membuat satu pebalap di nomor beregu tersebut, gagal melanjutkan lomba di lap pertama.

Sebaliknya Arya Kurniawan yang terus menguntit pebalap terdepan, dan tidak mengetahui rekannya gagal melanjutkan lomba, terus menggeber laju motornya. Hasilnya di lap kelima dari 20 lap yang direncanakan, Arya Kurniawan pun mengambil posisi terdepan dari lawannya, tepat menjelang melewati podium tamu undangan.

Arya Kurniawan selama lap kelima dan keenam pun, sempat melambaikan tangan sebagai kode kebingungan dirinya. Karena timnya di pinggir lintasan lebih dulu memberikan tanda A0. Sebuah tanda jika rekannya, Apem Madiastra sudah "retired" (berakhir).(*/T007)



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026