"Kegiatan razia ini merupakan bagian upaya mengantisipasi masuknya teroris pascateror di Solo beberapa waktu lalu, mengingat jarak Pulau Dewata dengan Pulau Jawa cukup dekat," kata Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Pol Hariadi, di sela-sela razia yang dilaksanakan di Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar, Jumat malam.
Operasi penertiban dan pemeriksaan kendaraan itu dilakukan pada dua titik di wilayah ibu kota Provinsi Bali itu. Sasarannya adalah kendaraan yang baru masuk ke Pulau Dewata.
Menurut Hariadi, pelaku teror di Solo atau daerah lainnya bisa saja melarikan diri dan datang ke wilayah ini, apalagi Bali mempunyai sejarah kelam terkait kasus teroris. "Itulah sebabnya seluruh pintu masuk ke Pulau Dewata dijaga ketat, begitu juga jalur jalan perlintasan antarprovinsi dilaksanakan razia seperti saat ini," ujarnya menandaskan.
Hal tersebut dilakukan karena jajaran Polda Bali tidak mau kecolongan dan terjadi hal yang tidak diinginkan. Semua langkah antisipasi digelar mulai dari meningkatkan patroli, melaksanakan razia dan penjagaan ketat di pintu masuk.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.