Denpasar (Antara Bali) - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali mengakui sebagian besar hotel di Pulau Dewata masih minim untuk memanfaatkan daging sapi lokal dibandingkan dengan yang berasal dari luar negeri.

"Penggunaan daging sapi impor memang masih tinggi, bisa mencapai 80 persen didatangkan dari luar negeri," kata Ketua DPD PHRI Bali Tjokorda Artha Ardana Sukawati di Denpasar, Minggu.

Untuk meningkatkan pemanfaatan daging sapi dari dalam daerah sendiri perlu adanya kerja sama dari semua pihak termasuk dari para peternak dan pelaku industri pariwisata.

Peternak diharapkan dapat meningkatkan standar produk daging sapinya supaya kualitasnya bisa bersaing dengan dari luar negeri, karena pontensi pasar masih terbuka.

Sebelumnya kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali, I Putu Sumantra, mengatakan, daging sapi Bali yang diserap atau dimanfaatkan hotel hanya 10 persen dari ketersediaan yang ada.(IGT/T007)



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026