Singaraja (Antara Bali) - Warga Kelurahan Seririt, Kabupaten Buleleng menolak pembagian beras untuk rakyat miskin (raskin) karena kualitasnya buruk.
    
"Bulan lalu berasnya bagus. Bulan ini malah jelek," kata Made Simeresning, warga RT 04/RW I Kelurahan Seririt, Jumat.
    
Ia dan beberapa tetangganya terpaksa menolak pemberian raskin itu. "Selain jelek, beras banyak terdapat kutu. Lebih baik, tidak saya ambil," katanya menuturkan.
    
Ketua RT 04, Nyoman Pujana, mengakui bahwa kualitas raskin bulan ini jauh lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya. "Kalau bulan lalu masih bisa saya masak jadi tipat (ketupat), meskipun agak rusak. Tapi bulan ini benar-benar jelek, sudah tidak bisa dimasak," katanya.
    
Menurut dia, sebagian warga yang menerima raskin itu akhirnya digunakan untuk pakan ayam, sedangkan sebagian warga lainnya memilih tidak mengambil raskin.(MDE/M038)



: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026