Denpasar (Antara Bali) - Kepala Humas PT PLN Distribusi Bali Agung Mastika mengemukakan, direksi dan jajarannya memohon maaf, karena tidak mampu memberikan pelayanan yang maksimal dalam bidang kelistrikan terkait perawatan dan pemeliharaan Pusat Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Gilimanuk.

"Selama proses pemeliharaan PLTG Gilimanuk, Bali mengalami krisis energi listrik, sehingga harus melakukan pemadaman bergilir pada delapan kabupaten dan satu kota di Bali," katanya di Denpasar, Selasa.

PLTG Gilimanuk berkekuatan 130 MW dari kapasitas energi listrik di Bali sebesar 562 MW, dengan beban puncak mencapai 493 MW.

Dengan keluarnya PLTG Gilimanuk dari sistem kelistrikan Bali selama proses pemeliharaan, kapasitas yang masih tersedia 432 MW, sehingga pemadaman listrik bagi konsumen secara bergiliran tidak dapat dihindarkan, kata Agung Mastika. (*)




: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026