"Korupsi terjadi hampir di semua lini masyarakat. Para pejabat yang terjerat korupsi melakukan tindakan yang sama dengan merampok dan mencuri," katanya di Denpasar, Rabu.
Pada acara pengukuhan Pengurus GRIB Bali, dia menganggap bahwa devinisi korupsi, pencurian, dan perampokan tidak jauh berbeda.
"Korupsi itu sama dengan merampok atau mencuri. Tetapi mereka dikasih nama spesial, yakni koruptor. Padahal esensinya sama saja, mencuri dan merampok uang rakyat," katanya.
Hercules meminta agar kasus korupsi menjadi fokus utama untuk diberantas. Namun sayangnya, lembaga penegak hukum tak selalu memiliki taring untuk menyeret koruptor ke meja hukum.
Hercules mengaku tidak akan ragu umenangkap para koruptor itu. "Kalau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mandul, lembaga penegak hukum lainnya mandul, mari kita tangkap sama-sama (para koruptor)," ucapnya.(LHS/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.