"Surat pengunduran diri sebagai Sekda kami ajukan kepada Bupati, Senin (16/7) besok," katanya di Gianyar, Minggu.
Pengunduran diri Calon Bupati Gianyar dari Partai Golkar berpasangan dengan Cawabup Anak Agung Ngurah Agung itu dilatarbelakangi oleh keinginannya untuk berkonsentrasi dalam mengikuti tahap pilkada.
"Saya tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memproses pengunduran diri, tapi saya berharap sudah ada keputusan dari Bupati sebelum pendaftaran calon bupati dan wakil bupati di KPU dibuka," kata Cok Nindia.
Ia pun berjanji tidak akan mengintervensi keputusan Bupati Gianyar Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dalam menetapkan pengganti dirinya sebagai Sekda. "Biarkan Bupati yang mengatur pengganti saya menjadi Sekda," katanya.
Sementara itu, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) memilih tidak bersikap dulu terkait pencalonan pasangan Cokorda Raka Kertiyasa-Anak Agung Ngurah Kakarsana.
Sebelumnya Kertiyasa-Kakarsana sempat berencana menjadikan Hanura sebagai kendaraan politiknya setelah gagal mendapatkan rekomendasi dari Partai Golkar.(IPA/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.