Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Perry Markus, di Denpasar, Kamis, mengatakan layanan seperti itu sudah umum diterapkan pada berbagai hotel sebagai bentuk menghormati tamu yang menjalankan ibadah puasa.
Manajemen hotel, lanjut dia, sengaja menyediakan tambahan layanan sarapan pagi dan paket-paket Ramadhan lainnya juga sebagai strategi mendongkrak kunjungan wisatawan domestik.
"Selama Ramadhan, seringkali kunjungan wisatawan turun cukup signifikan. Terlebih Ramadhan nanti liburan anak sekolah sudah selesai," ucapnya.
Namun demikian, ia tidak memungkiri berbagai paket wisata Ramadhan tidak akan terlalu mendongkrak kunjungan wisatawan domestik, karena khususnya umat muslim selama bulan puasa aktivitasnya akan sangat terbatas.
"Jarang ada yang berlibur saat itu, walaupun bagi wisatawan luar negeri pada pertengahan tahun sebenarnya masuk masa kunjungan tinggi (high season)," kata Perry.(LHS/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026