Denpasar (Antara Bali) - Perolehan devisa dari ekspor berbagai jenis buah-buahan dari Bali diawal tahun naik hingga 1.148 persen dari bernilai 40 ribu dolar menjadi 608 ribu dolar selama Januari-April 2012.

Peningkatan itu disebabkan volume perdagangannya juga bertambah dari 130 ton awal 2011 menjadi 1.280 ton selama Januari-April 2012, kata Kepala Seksi Ekspor Disperindag Provinsi Bali, Putu Bagiada SE di Denpasar Selasa.

Buah-buahan segar yang memasuki pasar ekspor tersebut tidak sepenuhnya produksi Bali, tetapi sebagian besar didatangkan dari Jawa untuk keperluan wisatawan dalam dan luar negeri yang sedang berlibur di Bali.

Hasil pertanian yang berkualitas terbaik dikapalkan ke pasaran luar negeri antara lain buah pisang, pepaya jenis bangkok, rambutan, salak yang umumnya didatangkan dari luar daerah seperti asal Jawa Timur.

Perdagangan buah-buahan dari Jawa ke Bali sekarang agak lancar, kata Hartono seorang agen dari Probolinggo, yang mengaku dirinya menurunkan sedikitnya dua truk pisang setiap hari di sejumlah pasar tradisional di Denpasar.(IGT)



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026