Sleman (Antara Bali) - Upacara adat "Labuhan Merapi" yang merupakan kegiatan budaya tahunan kerabat "Kraton Ngayogyakarta" kembali akan digelar Rabu (20/6) dan Kamis (21/6) 2012 di lereng Gunung Merapi.

"Labuhan Merapi kali ini merupakan penyelenggaraan yang kedua kalinya semenjak erupsi besar 2010," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman Untoro Budiharjo, Senin.

Menurut dia, pelaksanaan labuhan Merapi pada tahun 2012 ini masih diselenggarakan secara sederhana sebagaimana tahun 2011.

"Pelaksanaan Labuhan Merapi tahun ini masih dikemas secara sederhana seperti tahun kemarin, mengingat kondisi psikis dan sosial ekonomi masyarakat belum sepenuhnya pulih semenjak terjadinya erupsi Merapi," katanya.

Kepala Bidang Peninggalan Budaya dan Nilai Tradisi Disbudpar Sleman Aji Wulantara menjelaskan, rangkaian labuhan Merapi dimulai pada  20 Juni 2012 pukul 10.00 dengan penerimaan "uba rampe" (perlengkapan) labuhan dari Kraton Ngayogyakarta di Pendopo Kecamatan Cangkringan.

"Dilanjutkan dengan prosesi sederhana berupa serah terima 'uba rampe' labuhan dari pihak kraton kepada juru kunci Merapi Mas Lurah Suraksosihono atau yang akrab dipanggil Pak Asih," katanya.(IGT)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026