"Jembatan Selat Sunda dapat mendorong peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat dan kesenjangan antardaerah. Pemancangan tiang pembangunan tersebut direncanakan pada 2014 karena sudah memenuhi syarat studi kelayakan," kata Wakil Menteri PU Hermanto Dardak di Sanur, Denpasar, Kamis.
Di sela-sela seminar internasional "On Investment Aspect of the Sunda Strait Infrastructures and Strategic" itu, dia menjelaskan bahwa Jembatan Selat Sunda bagian dari proyek strategis nasional dalam mewujudkan program Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).
"Kami harapkan pembangunan jembatan itu dapat mempercepat perluasan pembangunan ekonomi Indonesia di koridor Sumatera," kata pria kelahiran Trenggalek, Jawa Timur, itu.
Pembangunan jembatan itu memerlukan waktu 10 tahun sejak pemasangan tiang pancang. "Jembatan tersebut dirancang multifungsi. Artinya sekaligus dapat digunakan untuk tempat menempelkan perangkat lain, semisal kabel listrik termasuk juga pembangunan rel kereta api," ujarnya.
Ia juga mengemukakan bahwa pembangunan jembatan tersebut struktur dan pola pemanfaatannya oleh masyarakat kabupaten dan pulau-pulau yang dilalui jembatan dengan panjang mencapai 30 kilometer itu.(LHS/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.