Denpasar (Antara Bali) - Pengurus KONI Bali meminta pengurus PSSI di wilayah itu mampu menggerakkan organisasi secara solid dalam membina dan memajukan sepak bola.

"Di daerah lain boleh ada dua atau tiga PSSI, tetapi di Bali harus solid," kata Ketua Umu Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali Drs Made Nariana pada Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) PSSI Bali di Denpasar Rabu.

Ia mengakui betapa sulitnya untuk mendapatkan figur yang bersedia memimpin cabang olahraga di Bali, tidak saja di cabang olahraga sepak bola, tapi juga di cabang lainnya, akibat kesulitan dana.

Pengurus PSSI Bali menyelenggarakan musdalub untk menetapkan seorang Ketua Umum PSSI menggantikan almarhum I Made Sumer yang meninggal dunia.

Made Nariana mengaku, pihaknya menyadari pengurus PSSI Bali sangat molor melakukan suksesi tersebut akibat kesulitan mencari orang yang mau dicalonkan sebagai Ketua umum PSSI Bali periode 2012-2016.

Molornya pelaksanaan Musdalub PSSI Bali menyebabkan induk organisasnya di pusat mengancam akan membekukan kepengurusan cabang olahraga sepak bola itu jika sampai batas waktu ditentukan belum mampu memilih ketua umum baru.(IGT/T007)



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026