"Wisata berbasis pelajar sekolah ini memiliki prospek baik bagi pengembangan pariwisata di daerah, apalagi kegiatan itu sudah menjadi kebutuhan mereka, karena setiap libur sekolah dipastikan diadakan studi tur, katanya di Yogyakarta, Selasa.
Menurut dia, pengelola objek wisata hendaknya menangkap potensi wisatawan pelajar itu dengan mengemas objek wisatanya agar bisa menarik minat kunjungan mereka.
"Potensi pelajar sangat besar sebagai pasar wisata pendidikan, apalagi jika sekolah menjadikan studi tur sebagai bagian dari pembelajaran selama mereka menempuh pendidikan di sekolahnya," katanya.
Ia mengatakan, setiap libur sekolah bisa diperkirakan ribuan siswa mengunjungi objek wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Apalagi, katanya, daerah itu termasuk salah satu destinasi wisata utama di Indonesia.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.