"Siswa SMK yang tidak lulus pada pelaksanaan UN kali ini ada 11 orang dari 20.286 siswa peserta ujian utama SMK. Jika dipersentasekan, tingkat kelulusan ini masih sama dibandingkan tahun lalu," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali Anak Agung Ngurah Gede Sujaya di Denpasar, Sabtu.
Ia menyebutkan bahwa Kota Denpasar, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Klungkung, dan Kabupaten Badung menjadi empat kabupaten/kota di Pulau Dewata yang berhasil meloloskan siswa-siswi SMK hingga mencapai 100 persen.
Sementara siswa SMK yang tidak lulus terjadi di Bangli sebanyak dua orang, Karangasem (1), Buleleng (5), Jembrana (2), dan Tabanan (1).
"Siswa-siswi kita yang tidak lulus, mereka umumnya jatuh pada pelajaran Matematika. Inilah yang harus menjadi kajian kita bersama," ucapnya.
Pada peserta UN SMK di Pulau Dewata, nilai tertinggi untuk pelajaran Bahasa Indonesia sebesar 9,50; Bahasa Inggris (9,70), Matematika (9,90), dan Kompetensi Keahlian (9,70).(LHS/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.