"Sebagai ibu kota provinsi sekaligus destinasi pariwisata, Pangkalpinang setidaknya harus memiliki 2.000 kamar hotel, padahal yang ada baru sekitar 850 kamar," kata Kepala Dinas Budaya Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Pangkalpinang Ahmad Elvian, Rabu.
Menurut dia, 850 kamar tersebut dikelola oleh 34 hotel yang tersebar di Pangkalpinang. "Untuk persiapan kepariwisataan, kita tidak melihat kuantitas hotelnya, tapi lebih ke kuantitas kamar yang tersedia," katanya.
Oleh karena itu, Elvian mengimbau pengusaha hotel di Pangkalpinang untuk meningkatkan kapasitas kamar yang ada agar dapat menampung lebih banyak wisatawan.
"Kami mengimbau agar hotel-hotel yang ada 'meng-up-grade' jumlah kamar yang ada agar dapat menampung lebih banyak wisatawan, karena kunjungan turis setiap tahun terus naik," tambahnya.(*/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.