Denpasar (Antara Bali) - Guru Besar Universitas Udayana Prof Dr I Wayan Windia, MS menegaskan agar subak atau organisasi pengairan tradisional dalam bidang pertanian yang selama ini berorientasi sosial, ke depan perlu mengembangkan kegiatan ekonomi atau yang bersifat bisnis.

"Pengembangan ekonomi dalam wilayah subak tanpa mengorbankan corak sosio-religius dan tidak mengganggu tugas pokok sebagai pengelola air irigasi," kata Prof Windia yang juga ketua grup riset sistem subak Universitas Udayana di Denpasar, Rabu.

Ia mengatakan, beberapa peluang ekonomi yang bisa dikembangkan dalam wilayah subak antara lain adanya minat wisatawan untuk mengunjungi objek wisata alam, sekaligus subak yang mempunyai latar belakang keindahan panorama alam menjadi objek wisata.

Hal itu didukung oleh anggota subak yang pada dasarnya terbuka terhadap perubahan, terutama jika inovasi yang ditawarkan menguntungkan secara ekonomis dan secara teknis dapat dilaksanakan.

Windia mengingatkan, kegiatan ekonomi tersebut secara sosial budaya dapat diterima dalam arti tidak bertentangan dengan nilai-nilai adat-tradisi yang berkembang di masyarakat.(*/T007)



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026