"Jumlah produksi kopi tersebut pada tahun lalu sebanyak 3.080 ton sedangkan 2010 sebesar 3.245 ton," kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Bali I Dewa Made Buana Duwuran, di Denpasar, Selasa.
Dia mengatakan, kemungkinan penurunan produksi pada 2011 itu terjadi karena iklim atau cuaca yang tidak bersahabat, padahal pada tahun tersebut terjadi perluasan lahan perkebunan kopi.
Pada saat itu lahan perkebunan kopi yang ada, tambah Buana, sebanyak 10.485 hektare. Sedangkan 2010 luas kebun kopi yang ada di Pulau Dewata 9.448 hektare.
"Memang pada tahun lalu luas area perkebunan tanaman tersebut bertambah namun produksi tidak bertambah karena hasilnya akan dirasakan tiga tahun kemudian," ujarnya.(IGT)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.