Menurut Nurhayati, bandeng presto olahan Kabupaten Cirebon diminati konsumen Bandung, selain itu mampu bersaing dengan produksi daerah lain karena memiliki keunggulan yakni duri lunak dengan menyajikan bumbu alami.
Dikatakan Nur, permintaan bandeng presto asal Cirebon terus meningkat, sebelumnya sempat sulit memasarkan produk tersebut karena belum dikenal oleh pelanggan, kini selain Bandung, Sumedang dan Jakarta mulai melirik ikan bandeng presto.
Ia menambahkan, memasarkan ikan olahan bandeng presto mulai lancar, namun kendalanya bahan baku sering terhambat karena lahan tambak terus berkurang akibat abrasi, selain itu faktor cuaca mempengaruhi produksi ikan bandeng di daerah Pantura Kabupaten Cirebon dan Indramayu.
Sementara itu Muhamad Saeropik Sekertaris Desa Tawangsari Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon, menuturkan, produksi ikan bandeng bahan dasar olahan presto sering terhambat akibat perubahan cuaca. Awal musim kemarau sejumlah petambak bandeng mulai mengeringkan lahan tambak mereka, sehingga perajin kesulitan bahan baku presto tersebut.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.