Surabaya (Antara Bali) - Ratusan buruh dan mahasiswa yang mengatasnamakan Konfederasi Serikat Nasional menyegel pagar Kantor Perwakilan BP Migas Surabaya, Jawa Timur, Selasa, dalam aksi memperingati Hari Buruh se-Dunia.

"Intinya kami tidak menginginkan adanya rencana kenaikan bahan bakar minyak. Kenapa anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) selalu dijadikan alasan untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM)," kata orator aksi, Andi Peci.

Tidak hanya berorasi, massa juga membawa poster dan bendera. Di antaranya tuntutan hari libur nasional pada 1 Mei, nasionalisasi aset, hapus kerja kontrak dan "outsourcing", dan beberapa poster lainnya.

Sebuah spanduk bertuliskan "Disegel oleh kaum buruh! Minyak dan Gas untuk Rakyat!" dipasang di pagar.

Polisi dan pegawai BP Migas tidak bisa berbuat banyak menyaksikan massa memasang spanduk dan menyegel pagar kantor.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf sepakat menjadikan hari buruh sebagai hari libur nasional.

"Kami setuju setiap 1 Mei dijadikan hari libur nasional. Terima kasih bagi kaum buruh di Jatim karena bisa kondusif, tenang, serta menjaga situasi perekonomian," kata Gus Ipul, sapaan akrabnya.(LHS)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026