"Indonesian Night merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan sejak 2003 oleh Indonesian Society dari Imperial College London," kata Ketua PPI London Rosyid Hakim kepada ANTARA London, Minggu.
Rosyid Hakim menyebutkan tim Saman yang dibentuk PPI London untuk mengisi acara tersebut terdiri atas tujuh orang penari, satu orang pemain gendang, dan satu orang pelantun syair serta lagu. Mereka berhasil memukau penonton.
Tari saman yang menjadi salah satu World Heritage yang diakui UNESCO ditampilkan dengan seting koreografi yang apik, diwarnai tepukan dan lambaian tangan, serta gerakan badan yang tampak terkordinasi dengan baik sehingga mendapatkan sambutan dan apresiasi hangat dari penonton.
Acara Indonesia Night itu diawali dengan penampilan musik gamelan yang berhasil mempesona para penonton yang sebagian besar pelajar dari berbagai negara.
Salah seorang pengurus Indonesian Society, Ardhito Hendranata mengatakan, kegiatan tersebut ditujukan untuk mempromosikan budaya Nusantara kepada dunia, setelah tahun lalu menampilkan pencak silat dan salah satu tarian dari Jawa.(*/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026