"Upaya itu merangkul berbagai elemen masyarakat, tokoh lintas agama dan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang penanamannya senantiasa dipimpin langsung Gubernur Bali Made Mangku Pastika," kata
Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Bali, I Ketut Teneng di Denpasar, Selasa.
Menurut dia, penanaman tersebut dilakukan di lahan-lahan kosong milik warga masyarakat secara berkelompok (laba pura), sepanjang jalan menuju tempat suci Pura Sad Kahyangan maupun di kawasan hutan.
Program dan kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan bertujuan untuk memulihkan fungsi lahan secara maksimal, sekaligus menerapkan hubungan Tri Hita Karana, yakni hubungan yang harmonis dan serasi sesama umat manusia, manusia dengan lingkungan dan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.(*/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.