Denpasar (ANTARA) - Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat memastikan akan menyelesaikan kasus pencemaran mangrove di dekat Tol Bali Mandara, Benoa, Denpasar.

“Ya sudah, Pertamina panggil saja nanti, selesai ini, tidak susah ini,“ ucap Menteri LH Jumhur Hidayat saat membuka dialog dengan penggiat lingkungan di kawasan Tukad Bindu, Denpasar, Selasa.

Menteri LH mengaku baru mengetahui kasus pencemaran mangrove setelah Penggagas Gerakan Bersih-Bersih Bali Agus Norma mengajukan laporan kajian mengenai dugaan kematian mangrove di Tol Bali Mandara akibat kebocoran pipa Pertamina.

Laporan berisi kajian akademik dari Universitas Udayana (Unud) itu sebelumnya juga sempat diberikan ke Menteri LH sebelumnya yaitu Hanif Faisol Nurofiq, namun proses pengembalian kondisi laut itu belum kunjung selesai, sehingga masyarakat berharap Jumhur Hidayat dapat mengambil alih dan mempercepat penyelesaiannya.

Menteri LH Jumhur Hidayat kaget mengetahui kejadian tersebut. Ia menyadari untuk sebuah pohon bakau hidup dan menjadi benteng mangrove membutuhkan waktu sangat lama.

Apalagi dari catatan masyarakat ada 40-60 are luasan mangrove yang tercemar, pohon-pohon tersebut juga dipastikan sudah hidup tahunan hingga puluhan tahun.

“Wah ini karena Pertamina? Baik, pertama ini segera dikerjakan ya, saya minta Pak Dirjen dan Deputi segera seluruh mangrove yang sedianya rusak ditanam lagi, kalau ada (rusak) satu hektare, tanam dua hektare, lima hektare jadi 10 hektare, kita akan tanam lagi,” ucap Menteri LH Jumhur Hidayat.

Ia bahkan meminta jajarannya menghubungi perwakilan Pertamina di Bali untuk berbicara langsung selagi ia melakukan kunjungan di Bali, sehingga KLH dapat ikut menyelidiki dugaan kebocoran pipa.

Lalu apabila Pertamina terbukti bersalah, kata dia, maka perusahaan wajib mengembalikan kembali kondisi lingkungan, termasuk area media tanam.

“Kalau ada (perwakilan Pertamina) diundang saja ke hotel, kita ngobrol biar dapat laporan, langsung dia lapor ke pusat, pusatnya nanti kita undang, selesai lah, gampang, tenang,” kata Jumhur Hidayat menenangkan masyarakat.

 



Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026