Penutupan jalan tersebut dilakukan sejak Kamis siang. Hal itu terkait persiapan pawai ogoh-ogoh atau boneka besar yang dilaksanakan oleh masyarakat adat setempat.
Berdasarkan pantauan ANTARA, kendaraan roda empat sama sekali tidak diperbolehkan melintas dan hanya sepeda motor saja yang masih bisa masuk.
Di sepanjang tepi jalan menuju kawasan wisata dunia tersebut cukup banyak boneka besar hasil kreasi masyarakat sekitar.
Tampak pula sejumlah warga berkumpul yang didominasi oleh kaum muda. Akan tetapi ada juga sejumlah turis yang tidak mau kehilangan kesempatan untuk mengabadikan ogoh-ogoh yang bentuknya beragam.
"Kami menutup jalan karena sedang dilakukan persiapan pawai ogoh-ogoh yang akan dimulai dari sore sampai malam hari," kata Made Mastra, salah seorang warga Kuta.
Dia mengatakan, penutupan jalan untuk memudahkan iring-iringan masyarakat pembawa ogoh-ogoh yang hendak berkeliling di sekitar jalan kawasan Pantai Kuta.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.