Denpasar (Antara Bali) - Ribuan umat Hindu dari Kabupaten Badung dan Kota Denpasar mengikuti ritual melasti di Pantai Double Six, Kuta, Selasa.

Ritual yang dipimpin Raja Pemecutan Ida Tjokorda Pemecutan XI yang dimulai pada pukul 13.00 hingga 16.00 Wita itu dimaksudkan untuk menyucikan dewa.

"Ritual melasti ini rutin kami gelar dua hari menjelang Hari Raya Nyepi," kata tokoh Puri Gerenceng Anak Agung Ngurah Agung yang mewakili Raja Pemecutan.

Menurut dia, ada perubahan perilaku umat Hindu dalam mengikuti ritual tersebut. "Kalau dulu umat Hindu yang mengikuti melasti berjalan kaki sejauh 10 kilometer, tapi sekarang mereka sudah naik kendaraan bak terbuka," katanya.

Setelah melasti, umat Hindu kemudian melakukan persembahyangan di Pura Nambangan yang berlokasi di kawasan Pantai Double Six.

Menariknya, ritual tersebut dihadiri beberapa perwakilan dari raja-raja bawahan (moncol) Kerajaan Pemecutan, seperti Puri Gerenceng, Puri Kerobokan, dan Puri Padang Sambian.

"Kebetulan Raja Pemecutan memiliki 28 'moncol' di Bali. Mereka ikut semua dalam melasti di Pantai Double Six," kata Ketua Persaudaraan Hindu-Muslim Bali (PHMB) itu.(M038)




: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026