Badung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Badung memfokuskan pembangunan infrastruktur di sejumlah kawasan untuk mewujudkan visi pariwisata Badung yang berkualitas.
"Untuk mendukung program prioritas ini, kami telah melakukan skema pinjaman mencapai sebesar Rp2,9 triliun," ujar Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, saat memaparkan strategi dan pencapaian target pembangunan pada Rapat Koordinasi Provinsi Bali di Denpasar, Bali, Senin.
Ia mengatakan dana tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan jalan lingkar barat guna mengatasi kemacetan di jalur GWK menuju Uluwatu. Proyek itu telah memulai konstruksi pada tahun ini dengan target pembangunan jalan lingkar barat selesai 2027.
Selain itu, pihaknya juga melakukan pembangunan akses jalan di kawasan pariwisata Uluwatu menuju Melasti serta pembangunan ruas jalan dari Berawa menuju Teuku Umar Barat.
"Untuk Jalan Berawa tahun ini sudah mulai konstruksi dan target tuntas akhir 2026. Fokus lainnya yaitu jalan dari Gatsu Barat menuju Canggu, Mengwitani dan Werdi Bhuwana," kata dia.
Selain memaparkan pembangunan sektor wisata, pada kesempatan itu Adi Arnawa juga menyampaikan capaian pembangunan Badung di tahun 2025.
Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Badung dari tahun 2020 hingga 2025 terus meningkat dengan capaian 6,5 persen pada 2025.
Ia mengungkapkan angka kemiskinan di wilayahnya tercatat sebesar 1,9 persen, pengangguran 1,57 persen dan penanggulangan stunting sebesar 2,5 persen dengan tingkat inflasi tercatat 2,64 persen.
Pewarta: Naufal Fikri Yusuf/Rolandus NampuEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.