Pemeriksaan terhadap penumpang, kendaraan dan barang dipimpin langsung oleh Kapolres Jembrana AKBP Komang Sandi Arsana didampingi Kabag Ops Kompol Nyoman Wirya dan Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Made Prihenjagat.
Arsana mengatakan, pihaknya langsung melipatgandakan jumlah personil di pelabuhan dan sekitarnya begitu mendapatkan informasi ledakan bom di Semarang.
Namun hingga Jumat, polisi tidak menemukan orang yang mencurigakan maupun benda-benda yang memiliki kaitan dengan bom.
"Selain di pelabuhan, kami juga memperketat penjagaan di wilayah pesisir serta melakukan operasi lalu lintas," kata Arsana.
Penyisiran juga dilakukan di rumah-rumah kos di wilayah Gilimanuk, namun hanya menemukan pendatang tanpa KTP dan pasangan selingkuh.(GBI/IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.