Mangupura (Antara Bali) - Wisatawan mancanegara yang menginap di sejumlah vila dan hotel sekitar Lapas Denpasar di Kerobokan merasa cemas akibat aksi kerusuhan di lembaga permasyarakatan tersebut, pada Selasa (21/2) malam.

"Pascakerusuhan di Lapas Denpasar yang terletak di Kerobokan itu, kami melakukan pemantauan terhadap wisatawan yang berada di sekitar lokasi tersebut," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kabupaten Badung IGN Rai Surya Wijaya, di Mangupura, Rabu.

Dia mengatakan, berdasarkan pengakuan para wisatawan yang menginap di vila sekitar lembaga permasyarakatan itu, umumnya mereka merasa cemas jika terjadi aksi kerusuhan lebih luas dan besar.

Namun meski terdapat kecemasan, tambah Rai, belum ada pengaduan kepada pihaknya dari para pelancong asing tersebut yang memutuskan untuk pindah.

Sementara itu, Ketua Villa Bali Assosiation Mangku Wayan Suteja mengatakan, di kawasan tersebut ada 25 vila yang sebagian besar milik pribadi.

"Berdasarkan informasi yang diperoleh kami, cukup banyak wisatawan asing yang menginap di akomodasi pariwisata itu yang cemas pascakerusuhan," ucapnya.(IGT)


Editor : Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026