Kasubag Humas Polres Jembrana AKP Wayan Setiajaya mengatakan, pihaknya tidak mungkin melakukan rekonstruksi kejadian ini di TKP.
"Ini hanya untuk keamanan saja, kalau subtansi kronologi kejadiannya tetap sama," katanya.
Dalam rekonstruksi, Kaler melakukan enam adegan mulai dari pertengkaran antara dirinya dengan Gus Sapleg (46) yang dibatasi sungai hingga korban mendatanginya dan ia menebasnya dengan sabit.
Dari rekontruksi ini terlihat, sebelum pelaku menebas leher korban hingga nyaris putus, terlebih dahulu korban bersandar pada jok belakang sepeda motor pelaku sambil memukul-mukulnya dengan parang.
Terakhir, setelah korban terjatuh karena ditebas sabit, pelaku pulang dan membuang sabitnya di gang rumahnya.(Gis/IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026