"Saya sedih mendengar kader-kader partai kami yang tersangkut dengan hukum, seperti Wayan Koster. Namun perlu diingat bahwa kasus tersebut bukan karena parpol tersebut salah, tapi oknumnya," katanya di Denpasar, Rabu.
Ia menganggap pelaku korupsi adalah pengacau partai. Bahkan sejak Bung Karno mendirikan partai sudah ada yang namanya pengacau partai tersebut yang menurut dia bergabung dalam partai untuk mengeruk keuntungan pribadi.
"Diminta untuk mengurusi partai politik malah mereka mengurusi perut sendiri dan bahkan mengeruk keuntungan sendiri," ucapnya.
Terkait dengan kasus Wayan Koster, menurut dia, tidak akan berpengaruh besar terhadap perolehan suara PDIP di Bali.(I020/IGT)
Editor : Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026