Anggota Search Rescue Unit (SRU) Garut, Husni Binika, kepada wartawan, Selasa, mengungkapkan kesulitan tim pencari korban tersebut karena faktor hujan, derasnya air sungai serta banyaknya batu-batu yang berada di sungai licin.
"Setidaknya masalah hujan dan derasnya air sungai menjadi penghambat pencarian korban oleh tim pencari," kata Husni.
Meskipun menghadapi kendala, tim SAR tetap melakukan pencarian terhadap korban hilang di sungai, Angelina Yovanka (19) mahasiwi semester IV Jurusan Teknik Kelautan.
Fokus pencarian korban, kata Husni, dilakukan dengan menyusuri sekitar lokasi terbaliknya perahu karet di kawasan Leuwi Peer, Kampung Cibihbul, Desa Tanjungjaya.
"Tim SAR melakukan pencarian dibagi dalam tiga unit perahu, setiap perahu ada lima orang yang dimulai pencarian tadi pagi," katanya.(*/R-M038)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.