Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Made Prihenjagat, Jumat mengatakan, pihaknya bersama otoritas pelabuhan terus mengamati perkembangan cuaca.
"Kalau cuacanya memburuk lagi, pelabuhan kita tutup. Yang kita utamakan saat ini adalah keselamatan penumpang," katanya.
Pelabuhan Gilimanuk sendiri sempat ditutup mulai pukul 19.00 wita hingga 22.15 wita akibat angin kencang yang menyebabkan ombak besar di Selat Bali.
Penutupan pelabuhan yang menghubungkan Pulau Bali dengan Jawa ini menyebabkan antrian kendaraan sekitar 3 kilometer keluar pelabuhan.
Menurut Prihenjagat, setelah dibuka, pada Jumat pukul 07.00 wita seluruh kendaraan yang antri seluruhnya bisa diseberangkan.
Sementara Manajer ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban tidak berhasil dikonfirmasi karena saat dihubungi tidak mengangkat handphonenya demikian juga lewat pesan pendek tidak dibalas. (gis/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.