"Pengapalan mata dagangan pakaian jadi bukan rajutan itu persentasenya terbesar dibanding sepuluh negara pasaran potensial mata dagangan tersebut," kata Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Bali I Ketut Teneng di Denpasar, sabtu.
Pasaran Amerika Serikat terbanyak kedua, menyerap 16,74 persen, disusul Singapura 12,47 persen, Inggris 8,25 persen, Jepang 5,26 persen, Prancis 2,06 persen, Italia 3,70 persen.
Sedangkan Hongkong, Belanda, Jerman dan Hongkong masing-masing menyerap kurang dari satu persen dari total matadagangan TPT yang dikapalkan dari Bali selama sebelas bulan 2011.
Ketut Teneng menjelaskan, perolehan devisa TPT tersebut meningkat 13,02 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 102,19 juta dolar AS.
Bali selama sebelas bulan tahun 2011 itu mengapalkan 42,14 juta psc, meningkat 3,65 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 40,66 juta psc.(T007)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.