Perangkat gamelan seperti yang umumnya diwarisi setiap desa adat di Bali itu dimanfaatkan untuk mengiringi kegiatan ritual di gereja, kata Ketua Dewan Gereja Paroki Tritunggal Mahakudus Tuka, Ketut Jack Mudastra di Tuka, 15 km barat daya Denpasar, Sabtu.
Ia mengatakan, alat musik tradisional Bali itu dimanfaatkan untuk mengiringi lagu-lagu latin, lagu dalam bahasa Indonesia maupun lagu dalam bahasa daerah masyarakat setempat.
Alat musik dengan berbagai instrumen itu pun biasa digunakan untuk melengkapi kegiatan ritual gereja, termasuk misa suci perayaan.
Kreasi dan inovasi yang melibatkan anak-anak muda gereja itu tidak lepas dari pakem dan kaidah dalam kesenian Bali.(LHS/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.