"Kami memasukkan monyet yang nakal ke rumah karantina supaya menjadi lebih jinak dan tidak lagi mengganggu pengunjung," kata Pengelola OWBS Sangeh, I Made Sumohon, Kamis.
Menurut dia, untuk menjinakkan monyet memang memerlukan waktu yang cukup lama. Cara menjinakkan monyet penghuni hutan di objek wisata tersebut di antaranya dengan memberikan perhatian dan pengawasan ketat.
Selain itu, pihaknya juga mengatur pola makan, memberikan makanan yang berkualitas, dan menyediakan air bersih untuk minum dan mandi monyet.
"Kami tidak bisa sembarangan untuk memasukkan monyet yang nakal sebab harus mendapat restu terlebih dahulu dari pemangku atau pemuka agama Hindu di sini," ujarnya.
Sumohon menambahkan, jika pihak pemuka agama itu tidak memberikan restu, maka petugas di objek wisata tersebut hanya bisa mengawasi secara ketat.(**)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.