"Kami tidak tahu penyebab pastinya. Yang jelas, para peselancar asing sudah jarang ke Pantai Lembeng," kata anggota DPRD Kabupaten Gianyar, I Nyoman Suryawan, Sabtu.
Pria asal Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, itu menduga keengganan para peselancar mengunjungi objek wisata itu karena ombaknya sudah tidak menarik seperti dulu kala.
Selain itu, objek wisata yang dikelola aparat desa adat tersebut berpasir hitam, tidak seperti objek wisata pantai lainnya di Bali yang banyak dimanfaatkan para peselencar.
Suryawan meminta pihak desa adat mengelola kawasan itu dengan baik agar bisa menarik minat wisatawan asing, khususnya bagi penggemar selancar.
"Kami hanya bisa mendorong desa adat karena mereka yang bertanggung jawab mengelolanya," kata Nyoman Suryawan.(*)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026