"Bali selain sebagai destinasi wisata seni dan budaya, juga dipersiapkan untuk menyambut kedatangan wisatawan yang melakukan konferensi," katanya di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa.
Pada tatap muka dengan civitas akademika Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua, diingatkan bahwa STP sebagai salah satu pencetak tenaga profesional bidang pariwisata, sudah seharusnya mempersiapkan SDM yang andal.
"Kami harapkan STP selain mendidik mahasiswa sesuai disiplin ilmu, juga menekankan penguasaan lebih dari satu bahasa asing. Namun bahasa internasional yang wajib dikuasai adalah bahasa Inggris," katanya.
Menurut Mari, dalam menyambut wisata MICE perlu dipersiapkan penguasaan beberapa bahasa asing, sebab sejumlah negara sangat menjunjung tinggi bahasa negaranya, seperti Jepang, Korea, Jerman, dan Rusia.
"Dengan menguasai lebih dari satu bahasa asing, ketika ada kegiatan besar akan memudahkan untuk melibatkan tenaga lokal yang fasih berbahasa sesuai yang dibutuhkan," ucapnya.(*)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.