"Ada aspirasi tidak ada posisi sekjen, digantikan dengan nama direktur eksekutif. Posisi sekjen kan selama ini politis, dan nanti posisinya diambil alih ketua umum," kata Muhaimin di sela-sela Muktamar PKB di Nusa Dua, Bali, Rabu.
Menurut dia, usulan tersebut berasal dari para ahli yang disampaikan kepada DPW dan DPC PKB dalam muktamar.
Dia mengatakan posisi direktur eksekutif nantinya akan mengurusi masalah internal partai dan saat ini usulan tersebut masih diusulkan dalam Muktamar PKB.
"Saya sendiri masih bingung karena ini ide baru hasil kajian kalau sekjen politis, jadi apa namanya yang mengurus ke dalam kurang, kalau wakil ketum yang politis maka direktur eksekutif yang ke dalam," ujarnya.
Baca juga: Rusdi Kirana undurkan diri dari PKB
Namun, dia menilai perubahan struktur tersebut sangat penting karena partai butuh kecepatan dalam mengambil keputusan politik.
Muhaimin mengatakan ke depan dirinya tidak akan terlalu banyak mendominasi dalam urusan internal partai dan berbagi tugas dengan wakil ketua umum.
"Saya sudah terlampau lama dan akan banyak 'off' dalam urusan politik internal, tidak mendominasi semua hal karena tidak mungkin begitu besarnya pekerjaan sendiri," katanya.
Baca juga: Aklamasi, Muhaimin terpilih pimpin PKB
Pewarta: Imam BudilaksonoEditor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.