Negara, 31/10 (Antara Bali) - Bencana angin puting beliung merusakkan bangunan pura dan sejumlah rumah warga di Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Senin.

Wartawan ANTARA dari lokasi kejadian melaporkan bahwa bagian pura yang rusak antara lain balai gong, balai 'pewaregan' (dapur), gedong dewa (tempat penyimpanan benda-benda sakral), dan beberapa pelinggih (tempat suci).

Penanggung jawab Pura Dang Khayangan Majapahit, Nyoman Sutarma, mengatakan, sehari sebelumnya, di pura tersebut digelar upacara keagamaan.

"Untung saat angin datang, semua prosesi upacara sudah selesai. Umat sudah pulang dan perangkat upacara sudah dibersihkan," katanya.

Meskipun demikian, Sutarma memperkirakan, akibat terjangan angin puting beliung tersebut, pihaknya mengalami kerugian hingga mencapai Rp300 juta.

Misnan, seorang pedagang bakso yang kebetulan berjualan di luar Pura Majapahit saat kejadian mengatakan, sebelum angin datang terdengar suara gemuruh dari arah timur laut.

"Dalam hitung detik angin kencang datang dan saya mendengar di dalam pura ada yang ambruk tapi saya tidak berani menengoknya," katanya.(**)




: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026