Denpasar (Antara Bali) - Peringatan tragedi bom Bali I yang memasuki tahun ke sembilan dilaksanakan di halaman Konsulat Jenderal Australia Jalan Tantular, Renon, Denpasar, Rabu.

Duta Besar Australia untuk Indonesia Greg Moriarty mengatakan, doa bersama yang dihadiri warga Australia, kerabat korban serta warga negara lain merupakan peringatan tragedi bom Bali I yang ke-9 tahun.

"Kita berkumpul di sini untuk mengenang korban bom di tahun yang ke-9. Kita juga mengenang mereka yang berubah hidupnya karena bom itu," ujarnya.

Selain itu, dalam peringatan tersebut juga untuk mengenang siapa saja yang selamat, para petugas dan volunteer atau relawan yang berani membantu para korban.

Dalam sambutannya pada peringatan tragedi bom Bali I yang terjadi di Legian, Kuta, menewaskan 202 korban jiwa itu, Greg mengatakan bahwa warga Australia yakin aksi terorisme tidak akan menguasai Indonesia hingga membuat warganya hidup dengan ketakutan.

"Tapi kami yakin ini tidak akan menguasai Indonesia, kita semua harus berusaha agar kejadian buruk peledakan bom tidak menyelimuti kita lagi, dan selalu membayangi kita," katanya.(*)


: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026