Negara (Antara Bali) - Penilaian tim juri dalam pertandingan silat selama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali X-2011 menggunakan alat penilai melalui sarana teknologi yakni komputerisasi.

"Ini merupakan terobosan maju di dunia persilatan di Indonesia, Bali yang pertama memanfaatkan sarana itu di daerah," kata Sekum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali, Nyoman Yamadhiputra di Jembrana, Selasa.

Dunia persilatan yang mulai memanfaatkan teknologi maka para juri harus menguasai komputerisasi dalam melaksanakan tugas-tugas selama pertandingan sehingga hasilnya nanti mampu memberikan kepuasan semua pihak.

Ia mengatakan, melalaui terobosan baru di dunia persilatan di tanah air ini, maka wasit, pelatih dan atlet harus bisa maju meraih prestasi olahraga yang digeluti itu berbasis ilmu dan teknoligi.

Penilaian yang memanfaatkan komputerisasi dalam pertandingan di tingkat Provinsi Bali merupakan prestasi dari pengurus IPSI Bali dan untuk ke depannya pembinaan atlet harus melalui penguasaan ilmu dan teknologi.(**)




: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026