Gianyar (Antara Bali) - Meski hari raya Lebaran kurang dari tiga minggu lagi, namun Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gianyar sudah siap mengantisipasi arus mudi yang diperkirakan terjadi pada hari raya besar umat Islam tersebut.

"Pokoknya tahun ini jauh lebih siap dibanding tahun kemarin," kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi, Kabupaten Gianyar, I Wayan Artana, Sabtu.

Kesiapan itu, kata pria asal Desa Ketewel itu mengaku tidak terlepas dari proyek By Pass Ida Bagus Mantra yang menjadi jalur mudik hampir rampung dikerjakan.

"Persiapan sudah dilakukan mulai dari perbaikan  rambu-rambu jalan, serta petugas yang berjaga," katanya.

Saat ini, kata Artana Dishub Gianyar bekerjasama dengan Polres dan Organda sudah mempersiapkan jalur mudik sejak dini.  

"Persiapan mudik ini dipersiapkan mulai H-7 hingga H+7. Sepanjang jalur mudik juga sudah dipersiapkan posko," ujarnya.

Ia mengaku posko mudik di Gianyar sendiri ada dua, yakni di wilayah pantai Lebih, Kecamatan Gianyar dan terminal Batubulan, Kecamatan Sukawati.    

"Tiap posko tak hanya dilengkapi petugas gabungan yang terdiri  dari polres dan dishub," katanya.

Bukan hanya petugas yang pihaknya ajak kerjasama, pihaknya juga merangkul para pengusaha yang rela menjadi sponsor.

" Hal ini dilakukan agar para pemudik bisa merasa lebih nyaman selama mudik," jelasnya.

Ditanya siapa para pengusaha yang siap menjadi sponsor itu, Arthana belum berani menjawab.

"Belum lah, masih lobi ini masih dalam proses," jelasnya.

Pada prinsipnya, Artana berharap posko itu da bantuan dari sponsor.

"Jika ada sponsor para pemudik bisa menjalankan prosesi mudik dengan lancar, aman dan nyaman," katanya.(*)




: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026