"Dari segi harga diharapkan kebutuhan bahan pokok itu tidak terjadi lonjakan dan harganya terjangkau," kata Menteri Enggartiasto Lukita didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali Putu Astawa ketika melakukan kunjungan mendadak (sidak) harga bahan pokok di Pasar Desa Adat Jimbaran, Kuta, Badung, Selasa.
Ia mengatakan, kunjungan mendadak kedua pasar serangkaian kunjungan kerjanya di Bali untuk mengetahui kondisi sekaligus menekan harga kebutuhan bahan pokok menjelang bulan puasa.
Untuk menyamakan harga bahan pohok para pedagang harus mendapatkan patokan harga yang sama, seperti harga minyak goreng Rp11 ribu per kilogram. Namun jika konsumen hanya membeli setengah kilogram maka harganya Rp6.000.
Menteri Enggartiasto Lukita menambahkan, untuk menjamin persediaan kebutuhan bahan pokok dengan harga yang terjangkau hingga Idul Fitri mendatang, pihaknya akan mengontrol dan meminta kepala Dinas Perdagangan provinsi, kabupaten dan kota seluruh Indonesia untuk memantau yang didampingi satuan tugas (satgas) dari kepolisian.
"Setelah kami memantau kondisi di lapangan semua harga bahan pokok masih aman dan terkendali, kalau pun harga bawang putih selisih seribu rupiah dari tempat lain hal itu biasa. Kami saksikan harga beberapa komoditas mengalami penurunan," katanya. (adt/I006)
Video oleh Pande Yudha
Pewarta: Pande YudhaUploader : I Nyoman Aditya T I
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.