"Wisudawan tahun ini berasal dari Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) sebanyak 109 orang dan Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) 63 orang," kata Pembantu Rektor I ISI Denpasar Drs I Ketut Murdana MSi, didampingi Dekan FSRD Dra Ni Made Rinu dan Dekan FSP Ketut Garwa SSn, MSn, di Denpasar, Kamis
Ia mengatakan, bersamaan dengan acara dies natalis tersebut, juga akan dilakukan pengenalan guru besar baru Prof Dr Drs I Nyoman Artayasa dari Jurusan Desain Fakuktas FSRD ISI Denpasar.
Dengan adanya penambahan guru besar baru, ISI Denpasar kini memiliki empat guru besar, setelah dua guru besar lainnya memasuki masa purnakarya.
Tiga guru besar lainnya terdiri atas Prof Dr I Wayan Rai S (Rektor), Prof Dr Wayan Dibia dan Prof Dr Wayan Sedana.
ISI Denpasar kini juga tengah mengajukan dua calon guru besar, dengan harapan secepatnya mendapat persetujuan dari Menteri Pendidikan Nasional.
Adanya penambahan guru besar tersebut diharapkan mampu meningkatkan proses belajar mengajar di lembaga pendidikan tinggi seni tersebut, ujar Ketut Murdana.
Berbagai kegiatan digelar dalam menyambut dies natalis VIII dan wisuda sarjana IX, antara lain pameran lukisan mahasiswa, seminar seni rupa, pertandingan tenis meja, serta jalan santai yang melibatkan mahasiswa dan dosen.
Selain itu juga menggelar lomba melukis melibatkan murid sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah lanjutan tingkat atas, serta lomba "tembang macepat geguntangan", pegelaran kolaborasi tabuh dan tari Bali.
Kegiatan yang tidak kalah penting lainnya adalah lomba cipta seni rupa dan desain kriya melibatkan sekolah menengah pertama dan sekolah menengah kejuruan (SMK) dari delapan kabupaten dan satu kota di Bali, ujar Ketut Murdana.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.