Singaraja (Antara Bali) - Setelah Hari Raya Galungan, kini umat di Kabupaten Buleleng khususnya, selama tiga hari kembali sibuk melakukan berbagai persiapan menyambut Hari Raya Kuningan.

Pantauan ANTARA, Kamis melaporkan para ibu dan remaja putri mulai sibuk membeli perlengkapan upacara ke berbagai pasar di Kota Singaraja.

Perlengkapan tersebut antara lain buah-buahan, janur, kue, kacang-kacangan dan keperluan lainnya.

Pasar Anyar, salah satu pusat perbelanjaan yang berlokasi di Jalan Diponogoro di jantung Kota Singaraja paling ramai dikunjungi  masyarakat dari berbagai lapisan.

Masyarakat yang membeludak Kamis siang itu, sempat memacetkan arus lalu lintas di jalan utama Kota Singaraja, karena petugas parkir sedikit, sehingga parkir pun kurang teratur.

Salah seorang warga, Ibu Komang Wid menjelaskan, sudah menjadi kebiasaan menjelang hari raya guna mempersiapkan segala sesuatunya untuk keperluan hari raya umat Hindu seperti Kuningan ini.

"Bagi saya persiapan menyambut hari raya, tidak merasa beban, karena sudah dianggap tradisi dan rutinitas dilakukan," ujarnya.

Penertiban di kawasan Jalan Diponogoro itu sangat kurang, berbagai kendaraan baik roda empat maupun dua terlihat tidak ada yang mengatur sehingga di kawasan tersebut menjadi macet.

Pengaturan di kawasan ini sangat kurang sehingga masyarakat yang membawa kendaraan memarkir secara acak sehingga membuat kemacetan, ungkap warga Sinabun, Dewi Antari yang pengunjung Pasar Anyar tersebut.

Hal senada juga diungkapkan Komang Edi yang melintas di kawasan jalan itu menyayangkan kurang tegasnya aparat, baik dari jajaran kepolisian, perhubungan maupun polisi pamong praja untuk melakukan penertiban.

"Saya lihat kemacetan itu akibat kurang perhatian aparat terkait, baik dari jajaran kepolisian, perhubungan ataupun Satpol PP yang hanya diam melihat kemacetan jalan ini," kata salah seorang warga dengan nada protes.

Pada Hari Raya Kuningan yang jatuh Sabtu (16/7), umat Hindu akan menghaturkan persembayangan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi (Tuhan) guna memohon kesejahteraan dan kedamaian lahir batin.(*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026