"Pengamanan di berbagai pintu masuk terutama dari wilayah NTB ke Bali akan kami perketat dengan menambah personel dan meningkatkan kewaspadaan," katanya usai serah terima jabatan Kapolda Bali di Denpasar, Rabu.
Dia mengatakan, hal itu dilakukan untuk mencegah pelaku teror bom memasuki kawasan tujuan wisata internasional itu.
Namun, tambah dia, pihaknya belum melakukan tindakan untuk menyisir dan melakukan pengamanan di pondok pesantren yang ada di Pulau Dewata.
"Sampai saat ini kami belum menemukan adanya indikasi pelaku teror bom yang ada keterkaitannya dengan peristiwa di Bima memasuki wilayah Bali," ujarnya.
Menurut Totoy Herawan, hal yang menjadi prioritas saat menjabat pimpinan baru di Polda Bali itu adalah mengamankan wilayah Pulau Dewata supaya tetap kondusif.
Selain melakukan pengamanan di pintu masuk, ucap dia, petugas kepolisian juga akan terus menjaga lokasi wisata favorit yang ramai dikunjungi wisatawan asing maupun domestik.
Kapolda mengatakan, tugas mengamankan wilayah bukan hanya dilakukan kepolisian, tetapi juga harus melibatkan seluruh kalangan termasuk masyarakat.
"Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat Pulau Dewata yang telah menciptakan situasi yang kondusif sampai sekarang," katanya.
Dia berharap, kondisi yang aman di Bali tetap terjaga sampai kapanpun atas dukungan masyarakat di wilayah tujuan wisata utama di Indonesia itu.(*/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.