"Simakrama yang digelar secara berkesinambungan setiap bulan itu akan dilaksanakan di Wantilan DPRD Bali, kawasan Niti Mandala Renon Denpasar pada Sabtu (25/6), " kata Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Bali I Ketut Teneng di Denpasar, Jumat.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut sebelumnya dilaksanakan berkeliling pada delapan kabupaten dan satu kota, dengan harapan masyarakat tidak menghadapi kendala dalam bidang transportasi untuk menghadiri kegiatan tersebut.
"Meskipun demikian masyarakat dari delapan kabupaten dan kota di Bali tetap mempunyai kesempatan atau peluang yang sama untuk menghadiri simakrama di Wantilan DPRD Bali," tutur Ketut Teneng.
Pihaknya mengundang seluruh komponen masyarakat Bali untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, sekaligus memberikan masukan maupun kritik terhadap pelaksanaan pembangunan menyangkut berbagai aspek kehidupan selama ini.
Gubernur Mangku Pastika dan Wagub Puspayoga tetap pada komitmen untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam masa pemerintahannya.
Oleh sebab itu kegiatan simakrama merupakan salah satu langkah untuk menyerap aspirasi masyarakat, baik dalam bentuk saran, masukan hingga kritik.
Berbagai masukan dari masyarakat tersebut akan dijadikan bahan evaluasi dalam pelaksanaan pembangunan menuju Bali Maju Aman Damai dan Sejahtera Bali Mandara.
Kegiatan yang diharapkan dihadiri berbagai elemen masyarakat itu berlangsung sejak pagi hingga siang hari. Berbagai masukan, usulan, protes atau unek-unek yang datang dari berbagai lapisan masyarakat itu oleh Gubernur Pastika beserta staf jajarannya segera ditindaklanjuti.
Hal itu dimaksudkan untuk memajukan dan menyempurnakan pembangunan, dengan harapan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, harap Ketut Teneng.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.