Gianyar (Antara Bali) - Pemerintah Kabupaten Gianyar memberikan bantuan subsidi pupuk organik sebanyak 3.500 ton dalam tahun 2011, dengan harapan mampu mendorong petani menggunakan pupuk ramah lingkungan, dan menghindari penggunaan pestisida dalam bidang pertanian.

Selain itu juga memberikan apresiasi yang tinggi dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani, kata Bupati Gianyar, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Sabtu.

Ia merupakan salah satu dari empat bupati di Bali masuk nominator calon penghargaan penghargaan Satya Lencana di Bidang Pertanian dari pemerintah pusat.

Tiga nominasi lainnya yang sempat ditemui Kabag Administrasi Biro Gelar Tanda Jasa Kehormatan Setneg Negara, Yunita , Bupati Badung Anak Agung Gede Agung, Bupati Klungkung Wayan Candra dan Bupati Buleleng Putu Bagiada.

Bupati Gianyar Oka Ardhana pada verifikasi lapangan yang dilakukan Tim Verifikasi Tanda Jasa dan Kehormatan Kementrian Sekretaris Negara mengatakan, pihaknya lebih menekankan pada program pengembangan dan peningkatan produksi pertanian serta memperbaiki tingkat pendapatan petani.

Program tersebut dikemas dalam sistem pertanian terintegrasi (Simantri) dari hulu hingga hilir.  Salah satuanya menyangkut pemberdayaan peternak sapi dengan memberikan bantuan bibit sapi dan pengadaan rumah potong hewan (RPH).

Selain itu memberikan pelatihan kepada petani menyangkut pemanfaatan biogas dari kotoran ternak untuk keperluan memasak menu makanan dan penerangan listrik.

Hal penting lainnya menurut Bupati Artha Ardhana, petani dilibatkan dalam pengolahan sampah, untuk  memanfaatkan sisa-sisa yang tidak berguna itu menjadi pupuk organik.

Demikian pula Kabupaten Gianyar menjadi pelopor pengembangan tanaman kelengkeng dan bambu tabah, yang memiliki nilai ekonomi tinggi bagi petani di kawasan agrobisnis di kecamatan Payangan, tutur Bupati Artha Ardhana.(*)



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026