"Meningkatnya kunjungan masyarakat umum dan anak sekolah ke Perpustakaan Daerah Badung untuk mencari bahan referensi materi," ujar Kristiani di Mangupura, Selasa.
Pihaknya mencatat total kunjungan masyarakt umum dan anak sekolah ke Dinas Perpustakaan Daerah Badung mencapai 6.789 orang dengan perincian kunjungan pada Januari 2017 mencapai 835 orang, Februari (883 orang), Maret (1.117 orang), April (1.132), Mei (1.577). Namun, sedikit mengalami penurunan pada Juni 2017 sebanyak 1245 orang.
Ia mengakui, untuk minat baca masyarakat cenderung menurun karena pengaruh kemajuan teknologi seperti penggunaan telepon genggam atau gadget untuk mecari literasi bahan pelajaran.
Oleh karena itu, ia mengimbau kepada anak sekolah agar lebih memanfaatkan perpustakaan daerah secara maksimal, karena diperpustakaan banyak buku yang tentunya dapat menambah wawasan setiap individu yang ingin membaca.
"Penyebab lain animo masyarakat berkurang untuk membaca di perpustakaan karena bangunan perpustakaan di Badung ini cenderung formal. artinya kegiatan membaca itu merupakan hal yang bersifat rekreasi, sehingga seseorang yang membaca menjadi santai. Rencananya kami akan mengubah konsep gedung perpustakaan ini," ujarnya.
Untuk bagian perpustakaan yang diubah adalah ruangan membaca yang dibuat lebih nyaman, seperti pada ruang baca anak akan menerapakan konsep taman kanak-kanak yang khusus diperuntukaan untuk anak-anak.
"Apabila ruangannya saja sudah menarik, praktis anak-anak maupun masyarakat akan tertarik untuk membaca," ujarnya istri Wakil Bupati Badung ini.
Ia menerangkan, sejauh ini Dinas kearsipan dan Perpustakaan Badung sudah memiliki dua mobil perpustakaan keliling dan satu ruangan diorama berkapasitas 44 tempat duduk untuk pemuteran film sejarah yang dijadwalkan untuk anak sekolah jenjang SD pada Selasa dan Kamis.
"Ke depannya kami mengajukan permohonan penambahan mobil ini, agar dapat menjangkau sekolah yang sangat jauh, karena saat ini baru dua belum mencukupi untuk menjangkau seluruh sekolah yang ada di Badung," ujarnya. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Made SuryaEditor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.