Singaraja, (Antara Bali) - Pemerintah Kabupaten Buleleng, Bali, berkomitmen siap dalam melaksanakan program penuntasan pendidikan anak usia dini (PAUD) satu tahun pra Sekolah Dasar (SD) yang digagas oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Gede Suyasa, di Singaraja, Selasa, mengatakan,pemerintah daerah setempat telah membangun sebanyak 17 PAUD negeri, tersebar di beberapa wilayah di kabupaten ujung utara Pulau Dewata tersebut.

Ia mengatakan, tahun ini pihaknya memiliki target membangun sebanyak 10 PAUD negeri lagi. Namun setelah kita lakukan verifikasi dilapangan hanya tujuh PAUD yang memenuhi syarat.

"Ya mudah-mudahan bulan depan kita bisa SK kan menjadi TK negeri," ujar Gede Suyasa.

Mantan Kepala Bappeda Buleleng tersebut juga, dengan adanya PAUD negeri bisa memudahkan aksebilitasnya di Buleleng dan bisa mencapai target 90 persen secara keseluruhan.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng, I Nyoman yang ditemui usai membuka acara mengatakan, penuntasan ikut PAUD satu tahun pra SD sangat penting mengingat usia anak dibawah 6 tahun adalah masa pembentukan karakter.

"Usia enam tahun ke bawah merupakan usia emas pada anak yang harus mendapatkan perhatian serius. Diusia itu saat yang tepat untuk membentuk karakter pada anak kita," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Pembinaan PAUD R. Ella Yulaelawati mengatakan, berdasarkan penelitian pertumbuhan fisik dan otak anak yang baik ada pada usia 0 sampai lima tahun.

"Pada usia ini stimulasi pendidikan yang positif sangat penting karena penyerapan informasi sangat tinggi pada usia itu," jelasnya.

Ia sangat mengapresiasi peran Pemkab Buleleng karena bisa meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD. "APK Buleleng tinggal sedikit lagi menyamai APK Nasional dan ini sangat bagus. Karena itu saya mau datang kesini," ujarnya.


Pewarta: Pewarta : IMB Andi Purnomo
Editor : I Made Andi Purnomo

COPYRIGHT © ANTARA 2026