Denpasar (Antara Bali) - Kinerja Pemkot Denpasar pada 2010 yang dinilai baik, telah membuat Kementerian Keuangan memberikan penghargaan berupa dana sebanyak Rp27 miliar.

"Kami menilai bentuk penghargaan yang diberikan Kementerian Keuangan itu adalah hal yang pantas bagi kinerja Pemkot Denpasar," kata I Ketut Resmiyasa, juru bicara Fraksi Indonesia Raya (FIR) DPRD Kota Denpasar, saat membacakan nota politik pada sidang paripurna DPRD Denpasar, Kamis.

Dia mengatakan, pihaknya juga memberikan "acungan jempol" atas kinerja pemkot yang berprestasi tersebut.

Kinerja yang baik tersebut, tambahnya, menunjukkan keseriusan pemerintah setempat dalam pembangunan bidang keuangan, pendidikan dan ekonomi.

"Akan tetapi kami berharap penghargaan yang diperoleh itu bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat sesuai aturan yang berlaku," ucapnya mengharapkan.

Ketua Pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) AA Gede Mahendra mengatakan, kinerja yang memuaskan Pemkot Denpasar itu ditunjukkan dengan terpenuhinya segala target sesuai dengan program.

"Kami mengimbau supaya kinerja yang baik itu diteruskan dan dapat dipertahankan pada tahun berikutnya," katanya.

Dia mengatakan, meski kinerja sudah baik, namun ada beberapa bidang yang harus mendapat perhatian. Salah satunya adalah masalah kependudukan.

"Kami merekomendasikan supaya Dinas Kependudukan Catatan Sipil dan Badan Statistik melakukan koordinasi dalam pendataan penduduk, sehingga data yang diperoleh lebih akurat," ujarnya. 

Selain bidang kependudukan, ucapnya, bidang perizinan juga harus menjadi perhatian. Pihak dewan mengharapkan dinas terkait lebih selektif dalam mengeluarkan izin, supaya tidak ada masalah di masa mendatang.

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, rekomendasi yang disampaikan DPRD, merupakan upaya perbaikan dan penyempurnaan bagi penyelenggaraan kinerja pemerintahan.

"Kami akan menindaklanjuti rekomendasi dari dewan dengan mengoptimalkan fungsi-fungsi organisasi pemerintah serta tugas pokok dan fungsi sesuai kewenangan di masing-masing SKPD," katanya.(*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026